Para ilmuwan menemukan cara alami untuk membuat warna yang tidak pernah pudar. Ini sebuah teknik yang menurut mereka bisa menggantikan zat pewarna yang digunakan dalam industri dengan ekstrak tanaman alami di berbagai produk —dari pewarna makanan hingga benang pengaman di uang kertas.
Lapisan selulosa yang merefleksikan cahaya tertentu, struktur warna yang ditemukan dalam bulu merak, kumbang, dan kupu-kupu, secara khusus memberikan warna biru yang terang pada tanaman Pollia condensata, menurut para ilmuwan.
Sampel buah itu dalam koleksi tumbuhan yang berasal dari abad ke-19 tidak kehilangan cahaya atau intensitasnya, menurut hasil penelitian mereka.
“Dengan mengambil inspirasi dari alam, mungkin sekali untuk mendapatkan bahan multifungsi cerdas yang murah dan melimpah seperti selulosa,” tutur fisikawan University of Cambridge, Silvia Vignolini.
